Skip to Content

TUHAN MELIHAT HATI | 1  SAMUEL 16:6-7

October 14, 2026 by
Editor
| No comments yet

Sobat Obor, ada ungkapan peribahasa yang berkata dalamnya lautan bisa diukur, dalamnya hati siapa yang tahu. Peribahasa ini mempunyai makna bahwa niat, perasaan, atau pikiran seseorang sangat sulit atau bahkan tidak mungkin ditebak. Manusia tidak dapat melihat kedalaman hati manusia yang lain hanya Tuhan yang dapat melihat setiap hati manusia. Hal ini seringkali membawa manusia begitu mudah terpesona atau terhipnotis dengan seseorang hanya melihat tampilan luarnya semata. Sehingga tidak mengherankan ada ungkapan kekecewaan atas pilihan seseorang baik temannya, pacarnya atau juga anggota dewannya sampai kepada gubernur dan presidennya.

Sobat obor, nabi Samuel melalui pemilihan raja Israel dalam keluarga Isai mengajarkan kita semua bahwa pilihan manusia seringkali hanya ditentukan oleh perawakan semata. Manusia memang lebih mudah melihat apa yang dipandangnya baik. Berbeda dengan Tuhan, Dia melihat bukan hanya karena perawakannya atau tampilannya semata tetapi yang paling utama adalah hatinya. Tuhan mengenal hati setiap manusia yang tulus mengasihi-Nya. Bacaan kita hari ini memperlihatkan bagaimana pandangan Samuel berbeda dengan pandangan Tuhan tentang orang yang akan diurapi menjadi raja Israel yang baru. Tuhan mengatakan dengan tegas bahwa manusia melihat apa yang di depan mata tetapi Tuhan melihat hati. Sehingga tidaklah mengherankan ketika Samuel mengatakan sungguh di hadapan Tuhan berdiri orang yang diurapai-Nya, Tuhan mengatakan sebaliknya jangan pandang rupanya atau perawakannya yang tinggi. Kriteria Tuhan berbeda dengan ukuran manusia termasuk Samuel.

Sobat obor, bagaimanakah dengan kita? Apakah kita masih memandang persahabatan, kehidupan bersaudara, bergereja dan bermasyrakat hanya berdasarkan tampilan fisik atau kemampuan ekonominya semata? Ataukah kita mampu hidup bersama dengan orang lain tanpa melihat seseorang diukur dari penampilannya baik secara fisik maupun dalam segi ekonomi? Di jaman dimana penampilan menjadi ukuran nilai seseorang, Tuhan mengingatkan kita bahwa Tuhan melihat hati. Dia tahu siapa kita dan oleh karena itu kitapun harus hidup dalam kehidupan yang benar di dalam Dia. Hidup yang benar dalam Dia itu juga berarti hidup bersama dengan orang lain tanpa memandang seseorang berdasarkan status sosial seseorang. Amin (ARMI)

BAGIKAN TERANG

Bagikan renungan ini

Sign in to leave a comment
KUDUSKANLAH DIRIMU | 1 SAMUEL 16:4-5