Tubuh Untuk Tuhan Dan Tuhan Untuk Tubuh | 1 Korintus 6:13
Sobat obor, banyak hal yang disampaikan Paulus dalam suratnya yang pertama kepada jemaat yang ada di kota Korintus. Salah satunya tentang percabulan. Paulus mengecam jemaat yang masih betah hidup dalam percabulan. Kebebasan dijadikan tameng untuk menormalkan keberdosaan. Paulus pun merasa perlu meluruskan pemahaman dan perilaku keliru di tengah persekutuan jemaat lewat suratnya ini.
Sebagian jemaat Korintus ternyata terjebak pada ketidakpedulian terhadap hukum atau aturan-aturan. Parahnya lagi mereka menganggap bahwa kebebasan dari Hukum Taurat melalui karya penebusan Kristus telah menjadikan mereka bebas dari semua perintah dan aturan. Mereka merasa benar-benar bebas melakukan apapun, termasuk tetap tinggal dalam dosa. Konsep yang keliru tentang kebebasan di dalam Kristus ini diperparah dengan pengaruh salah satu filsafat Yunani kuno yang memandang rendah segala sesuatu yang jasmaniah. Yang material adalah buruk atau tidak sempurna, sedangkan yang non-material adalah baik atau sempurna. Dengan perspektif semacam ini semua hal yang bersifat jasmaniah dianggap tidak berharga dan akan musnah. Jadi mereka bebas mencemarkan dan merusak yang tidak berharga itu. Inilah latar belakang munculnya kalimat: “Makanan adalah untuk perut dan perut untuk makanan: tetapi kedua-duanya akan dibinasakan Allah”. Paulus melanjutkan tapi tubuh bukan untuk percabulan, melainkan untuk Tuhan, dan Tuhan untuk Tubuh. Paulus meminta jemaat mengakui bahwa tubuh kita bukan lagi milik lagi milik kita, tetapi milik Allah yang telah dibayar dengan harga yang mahal oleh kematian dan kebangkitan Yesus Kristus. Dengan pemahaman ini jemaat dingatkan jangan mencemarkan dan merusak tubuh yang adalah milik Kristus. Sebaliknya, jadikanlah Tubuh sebagai alat kebenaran.
Sobat obor, bacaan ini mengajak kita untuk menjaga pikiran kita atas hal-hal yang mencemarkan dan merusak tubuh. Tubuh ini milik Kristus sehingga kita melepaskan hak untuk melakukan apa pun yang dapat mencemarkan dan merusak tubuh. Tubuh untuk Tuhan dan Tuhan untuk tubuh. Amin(fpk)

