FAST RESPON | Yohanes 20 : 3-4
Sobat Obor, saat itu setelah mendengar kabar dari Maria Magdalena bahwa kubur Yesus kosong, dua murid langsung berlari ke sana. Yohanes 20:3-4 mencatat, “Maka berangkatlah Petrus dan murid yang lain ke kubur. Keduanya berlari bersama-sama, tetapi murid yang lain itu mendahului Petrus dan lebih dahulu sampai di kubur.” Dari ayat ini, kita belajar bagaimana merespons kabar tentang Yesus dalam hidup kita.
Maria Magdalena membawa berita mengejutkan. Tanpa menunda, Petrus dan Yohanes langsung berlari. Mereka tidak berjalan santai, tetapi bergegas menuju kebenaran. Ini mengajarkan kita untuk tidak menunda mencari Tuhan. Jangan berpikir, “Nanti saja kalau sudah tua,” karena setiap saat adalah kesempatan untuk mengenal-Nya lebih dalam.
Sobat Obor, Menariknya, Yohanes lebih cepat dari Petrus. Mungkin karena dia lebih muda atau lebih gesit. Namun yang terpenting bukan siapa yang sampai duluan, melainkan bahwa mereka berdua tetap berlari. Setiap orang punya perjalanan imannya sendiri. Ada yang cepat memahami Tuhan, ada yang butuh waktu lebih lama. Yang penting adalah tetap bergerak menuju Yesus.
Ketika Yohanes tiba lebih dulu, dia tidak langsung masuk ke kubur. Dia menunggu Petrus. Ini menunjukkan bahwa dalam perjalanan iman, kita perlu komunitas. Kita tidak bisa sendiri. Kita butuh orang-orang yang membimbing, mendorong, dan menemani kita dalam perjalanan rohani.
Iman bukan hanya tentang mengetahui, tetapi juga tentang bertindak. Yohanes dan Petrus tidak hanya mendengar kabar, tetapi mereka langsung berlari untuk melihat sendiri. Kita pun dipanggil untuk memiliki semangat yang sama—bukan hanya mendengar tentang Tuhan, tetapi mencarinya secara pribadi.
Sobat obor, Saat ini, kita punya banyak akses untuk mengenal Tuhan lebih dalam. Tapi apakah kita benar-benar mencari-Nya dengan sungguh- sungguh? Yohanes dan Petrus memberi contoh bahwa iman yang hidup adalah iman yang bergerak. Jadi, mari kita ambil langkah kecil—baca Firman Tuhan, cari tahu lebih dalam, dan jangan biarkan kesempatan berlalu. Seperti mereka, mari kita berlari kepada Yesus dengan semangat yang berkobar-kobar. Amin (KK)

