JANGAN PERMALUKAN PEMUDA GEREJA! | ROMA 6 : 12 – 14
Sobat Obor, ada ungkapan bilang: sebuah pohon durian tidak mungkin berbuahkan buah pisang. Seindah apapun sebuah pohon dengan batang dan daun-daunnya akan ditebang bila tak menghasilkan buah. Demikian pula dengan kita sebagai anak-anak Tuhan. Seyakin apapun kita menyebut diri sebagai anak Tuhan, tapi kalau tidak kelihatan buahnya, maka sia-sialah semuanya. Orang yang mati dan dibangkitkan dalam Kristus pada akhirnya akan terlihat dari buah-buah pertobatan yang menjadi surat yang terbuka. Buah pertobatan itu adalah hidup yang tidak dikuasai dosa lagi. Apakah mungkin kita tak berbuat dosa lagi? Ya, ketika kita tak menuruti keinginan tubuh kita yang fana. Sekali lagi, banyak orang yang tak berusaha optimis mengatakan bahwa kemungkinan kecil bagi saya untuk berbuat dosa karena saya sudah dibangkitkan bersama Kristus. Sebaliknya, banyak sekali sugesti untuk berbuat dosa dengan alasan kelemahan manusia yang berdosa ini. Mulailah optimis untuk mengatakan: dosa tak berkuasa lagi atas tubuh ini, bukan sebaliknya!
Kecenderungan dunia sekarang adalah menganggap ketidakbenaran adalah sebuah hal yang lumrah. Apalagi dengan pemahaman rasional yang popular seperti: “ah, itu bukan urusan saya. Biarlah mereka bertanggung jawab dengan perbuatan mereka sendiri.” Sebagai pemuda Kristen, kita tetap dituntut untuk selalu peduli. Kita harus ingat bahwa dosa kita telah dikuburkan dalam kematian. Sekarang kita dibangkitkan bersama Kristus dan akan memperoleh hidup kekal. Seharusnya hidup kita menunjukkan sikap hidup kudus. Obor Pembangunan, teruna-teruna gereja, tunjukkan bahwa kita bisa hidup kudus meski di masa muda penuh dengan godaan. Tunjukkan kepada dunia bahwa inilah prinsip hidup dari orang yang diselamatkan. Tunjukkan bahwa generasi muda gereja dipilih Allah untuk menjadi teladan. Jangan sebaliknya kita malah menyerahkan tubuh kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman. Jangan permalukan Tuhan! Jangan permalukan gereja ini! Jangan permalukan Pemuda GMIM. Tuhan sertai kita. Amin (DLW)

