MENGENAL DIA SEJAK AWAL | 1 YOHANES 2:13
Sobat Obor, Iman yang matang bukan diukur dari seberapa banyak kita tahu tentang Tuhan, tetapi seberapa dalam kita mengenal-Nya dalam setiap musim hidup. Kita mengenal-Nya dari masa muda yang bergelora hingga masa tua yang penuh kenangan. Sepanjang jalan hidup yang telah kita tempu, kita mengenal Allah yang tidak pernah berubah. Kita semua, punya tempat yang sama di hati Allah.
Dalam suratnya, Yohanes menulis kepada semua golongan dalam jemaat: kepada bapa-bapa, kepada orang muda, dan kepada anak-anak. Setiap sebutan ini bukan sekadar penanda usia, tetapi gambaran tingkat pertumbuhan iman. Yohanes ingin setiap orang diingatkan bahwa mereka punya tempat di dalam kasih Allah. Ini berarti tidak ada yang terlalu tua untuk dipakai Tuhan, tidak ada yang terlalu muda untuk dipanggil-Nya. Kepada para “bapa-bapa”, Yohanes berkata: “Kamu mengenal Dia yang ada dari mulanya.” Artinya, kita bukan sekadar tahu banyak tentang Tuhan, tetapi benar- benar mengenal Dia secara pribadi. Seperti seorang sahabat yang telah lama berjalan bersama, mereka mengenal hati Tuhan melalui pengalaman hidup. Dalam suka maupun duka, mereka melihat kesetiaan-Nya tidak pernah berubah. Lalu kepada “orang-orang muda”, Yohanes memberi pujian: “Kamu telah mengalahkan yang jahat.” Ia tahu bahwa masa muda adalah masa perjuangan: melawan godaan, tekanan, dan pencobaan. Tetapi Yohanes juga tahu, Roh Allah memberi kekuatan kepada kaum muda untuk menang, bukan karena kehebatan mereka, melainkan karena firman Tuhan tinggal di dalam mereka.
Sobat obor, dalam bacaan ini kita diajak bukan sekadar tahu tentang Allah, tetapi mengenal Dia secara pribadi sebagai Bapa yang mengasihi tanpa syarat. Kita diingatkan supaya mengadalkan Tuhan dalam dalam doa, dalam firman, dalam keseharian kita. Dan pada akhirnya, ketika dunia menawarkan banyak hal yang tampak bersinar namun menipu, biarlah terang Kristus yang kamu kenal menjadi satu-satunya cahaya yang menuntun langkahmu. Sebab siapa yang mengenal Dia dari mulanya, tidak akan goyah sampai akhirnya. Jika kita semakin kamu mengenal Dia, semakin kuat kita mampu melawan yang jahat. Amin (MT)

