RAHASIA KETEKUNAN | KISAH PARA RASUL 2:42
Sobat Obor, Pernahkah kalian memulai sesuatu dengan semangat yang berapi-api, tapi baru jalan sebentar saja sudah merasa bosan dan ingin menyerah? Misalnya, semangat saat baru mulai latihan gitar, rajin di awal saat masuk sekolah baru, atau bahkan semangat saat baru pertama kali jadi komisi pelayanan pemuda. Banyak dari kita hebat dalam memulai, tapi kesulitan dalam bertahan. Ada ungkapan yang bilang bahwa “mempertahankan itu jauh lebih sulit daripada memulai.” Dalam hidup beriman pun sama; tantangan terbesarnya bukan cuma soal menjadi Kristen, tapi soal bagaimana tetap setia menjadi Kristen dari hari ke hari, bahkan saat keadaan lagi tidak nyaman.
Dalam ayat ini, kita menemukan rahasia besar mengapa jemaat mula-mula bisa begitu kuat. Kuncinya ada pada satu kata: Bertekun. Alkitab mencatat bahwa mereka bertekun dalam pengajaran, persekutuan, makan bersama, dan berdoa. Kata “bertekun” ini berarti mereka melakukannya secara konsisten, terus-menerus, dan tidak berhenti meskipun ada kesulitan. Mereka tidak hanya semangat saat tertentu saja, tapi mereka menjadikan belajar Firman dan kumpul bersama teman seiman sebagai kebiasaan sehari- hari. Inilah yang membuat iman mereka tidak gampang goyah meskipun ditekan dari sana-sini. Lalu, apa yang bisa kita pelajari buat kehidupan kita sebagai pemuda? Sering kali semangat kita dalam pelayanan sekedar musiman. Kita semangat kalau ada kegiatan yang seru saja, tapi malas kalau disuruh penelaahan Alkitab atau berdoa rutin. Padahal, kekuatan kita sebagai Obor Pembangunan itu datang dari ketekunan kita dalam hal- hal kecil setiap hari. Mari kita belajar untuk tidak jadi pemuda yang cuma “suam kuku”. Ketekunan adalah jembatan antara semangat di awal dan keberhasilan di akhir. Mari kita mulai belajar untuk disiplin dalam hal-hal rohani, mulai dari menyediakan waktu baca Alkitab secara rutin dan setia hadir dalam persekutuan, karena di situlah iman kita akan semakin dewasa dan kuat. Amin. (DLW).

