JANGAN IKUTI KEDEGILAN HATIMU | YEREMIA 18:12

Sobat Obor, Adolf Hitler pemimpin Jerman di masa lalu adalah salah satu pemimpin yang keras kepala. Bergelar sebagai Fuhrer menjadikannya berkuasa penuh atas semua pasukan dan rakyatnya. Tidak ada yang berani membantah dan melawannya pada masa itu. Sehingga suatu waktu di masa kepemimpinannya dia melakukan tindakan genosida besar yang dikenal dengan peristiwa Holocaust di tahun 1933-1945. Peristiwa ini membunuh setidaknya 6 juta nyawa dan sebagian besar didominasi oleh orang Yahudi. Hal ini dilakukan hitler sebab ia sangat bersikukuh denga kata hatinya sehingga mengeksekusi rencananya itu karena ingin memurnikan ras Arya yang merupakan ras asli Jerman. Sehingga baginya tidak ada boleh ras lainya yang melebihi ras orang Jerman. Kerasnya hati dan kepala sang pemimpin telah membawa luka yang dalam bagi orang-orang Yahudi yang meninggal dunia akibat perbuatannya.

Sobat obor, hari ini kita juga membaca bagaimana keras kepalanya dan hatinya orang-orang Yehuda. Walaupun mereka sudah diperingatkan oleh Tuhan melalui nabi Yeremia tentang dosa-dosa yang dilakukan tetapi mereka bersikeras untuk tidak mendengarnya. Yehuda mengabaikannya dan lebih memilih mengikuti rencana mereka sendiri bahkan dikatakan bahwa masing-masing hendak bertindak mengikuti kedegilan hatinya yang jahat. Peringatan Tuhan melalui nabi Yeremia tidak diindahkan oleh Yehuda. Mereka lebih memilih jalan mereka sendiri. Yehuda membangkang dan sepertinya tidak takut dengan penghukuman yang Tuhan telah sampaikan melalui nabi Yeremia. Mereka benar-benar tidak mendengarkan sebab kepala dan hati mereka telah mengeras dengan segala tindakan kejahatan. Yehuda tidak takut jika mereka mendapatkan penghukuman dan sepertinya telah siap ada dalam masa sengsara.

Sobat obor, sebagai orang muda Kristen jangan menjadi orang percaya yang mengeraskan hati dari setiap peringatan-peringatan Tuhan dalam hidup yang dianugerahkan-Nya. Jangan menjadi orang muda yang degil (keras kepala, tidak mau menuruti nasihat dan membangkang) dalam masa mudamu. Tuhan mau kita menjadi anak-anak-Nya yang dengar- dengaran penuh untuk melakukan semua yang Dia inginkan. Agar supaya kita tidak akan mendapatkan penghukuman dari Tuhan. Amin (ARMI)