JANGAN MERANCANG KEJAHATAN | YEREMIA 18:18
Sobat Obor, di dunia yang kita diami ini tidak pernah terlepas dari kisah persepakatan-persepakatan jahat. Ada banyak persekongkolan yang merancang kejahatan guna menjatuhkan bahkan mematikan orang lain yang tidak disukai. Diantaranya kita pernah mendengar kisah kematian tokoh-tokoh terkenal dunia seperti John F. Kenedy, Presiden Amerika Serikat ke-35 atau Perdana Menter Jepang Shinzo Abe yang mati dibunuh. Pembunuhan ini tentu saja karena hati manusia dikuasai oleh kejahatan sehingga dengan tega menghabisi nyawa orang lain. Ada juga persepakatan jahat yang merancang kejahatan agar menghadirkan ketakutan dan kecemasan di tengah masyarakat. Diantaranya adalah isu vaksin saat pandemic covid 19 melanda dunia. Banyak yang meyakini bahwa vaksin ini adalah persepakatan jahat manusia agar dapat memonitoring setiap aktivitas manusia di dunia dalam satu jaringan teknologi yang diikendalikan oleh seorang yang terkenal di dunia.
Sobat obor, rancangan kejahatan manusia memang tidak pernah berhenti. Dari waktu ke waktu tetap ada dengan kemasan yang berbeda- beda tetapi memiliki satu tujuan adalah menggagalkan atau bahkan mengahancurkan orang lain. Hal ini juga yang dikatakan dalam bacaan kita saat ini. Bagaimana orang-orang di Yehuda bersepakat (Ibr. Khasab, merancang) kejahatan agar supaya menjatuhkan nabi Yeremia. Mereka hendak mengalahkannya (Ibr. nakah, diterjemahkan LAI TB 1 memukul) dengan tidak memperhatikan perkataan nabi Yeremia. Hal ini dilakukan sebab hanya itulah satu-satunya sebab mereka sadar bahwa imam tidak akan kehabisan pengajaran, orang bijaksana tidak kehabisan nasihat dan nabi tidak akan kehabisan firman.
Sobat obor, sebagai orang muda kita diingatkan di hari ini jangan merancang kejahatan terhadap orang lain karena kita tidak menyenangi mereka. Jangan-jangan kita tidak menyenangi mereka sebab kita tidak mau menerima kebenaran yang diberitahukan bagi kita. Jangan menghalalkan segala cara untuk mencapai keinginan-keinginan kita sekalipun harus melakukan kejahatan dan dosa. Ingatlah bahwa jikakita merancang kejahatan bagi orang lain maka suatu waktu kitapun akan pula terperosok oleh kejahatan yang dilakukan oleh orang lain bagi kita. Amin (ARMI)

