ALAM SEMESTA BERSORAK SORAI | YESAYA 44 : 23
Sobat Obor, sering kali kita berpikir bahwa urusan dosa dan pengampunan itu hanya masalah pribadi antara kita dengan Tuhan saja. Kita merasa kalau kita bertobat, ya sudah, itu hanya untuk kebaikan diri kita sendiri. Padahal, keselamatan yang Tuhan berikan itu dampaknya jauh lebih besar dari yang kita bayangkan. Saat ada satu orang pemuda yang mau kembali ke jalan yang benar, atau saat satu komunitas pemuda dipulihkan dari kehancuran, sebenarnya ada sukacita yang luar biasa besar yang terjadi di surga. Kabar baik tentang kasih Tuhan itu saking hebatnya sampai-sampai alam semesta pun ikut merasakannya.
Dalam ayat ini, Nabi Yesaya mengajak langit, bumi, gunung-gunung, bahkan pohon-pohon di hutan untuk bersorak-sorai dan bernyanyi. Ini adalah cara Alkitab memberi tahu kita bahwa Tuhan itu bukan cuma Tuhan atas manusia, tapi Tuhan atas seluruh alam semesta. Ketika Tuhan menunjukkan kuasa-Nya dengan menebus umat-Nya, seluruh ciptaan ikut merayakan kemenangan itu. Secara iman, kita belajar bahwa Tuhan sedang memperbaiki segala sesuatu yang tadinya rusak karena dosa. Kemenangan Tuhan atas maut dan dosa adalah peristiwa besar yang mengubah sejarah dunia, bukan cuma sekadar cerita di dalam gedung gereja. Bagi kita pemuda, renungan hari ini mengingatkan bahwa hidup kita itu sangat berharga di mata Tuhan. Perubahan hidupmu ke arah yang lebih baik bukan hal yang sepele; itu adalah alasan bagi seluruh alam untuk memuliakan Tuhan. Di Minggu Sengsara ini, kita diingatkan bahwa pengorbanan Kristus tidak hanya menyelamatkan jiwa kita, tapi juga memberikan harapan baru bagi dunia yang sudah mulai “tua” dan penuh masalah ini. Kita adalah bukti nyata dari kehebatan Tuhan. Jika alam saja diperintahkan untuk bersorak karena kebaikan Tuhan kepada kita, maka sudah seharusnya kita sendiri menjadi orang yang paling bersemangat dalam memuji Tuhan lewat tindakan kita sehari-hari. Amin (DLW)

