TUHAN SANG PENCIPTA DAN PEMULIH | YESAYA 44 : 24-25
Sobat Obor, dunia tempat kita tinggal sering kali dipenuhi dengan ramalan-ramalan yang menakutkan tentang masa depan. Ada orang yang sibuk meramal nasib lewat zodiak,ada juga yang merasa hidupnya sudah tamat hanya karena perkataan buruk dari orang lain. Budaya lama Minahasa seperti ini masih sangat kuat mempengaruhi hidup kita sampai saat ini. Kita sering merasa bahwa hidup ini digerakkan oleh keberuntungan atau nasib sial semata. Namun, firman Tuhan hari ini datang untuk mematahkan semua pikiran itu. Tuhan ingin kita tahu bahwa Dialah satu-satunya pemegang kendali atas sejarah dunia dan sejarah hidup kita masing-masing, tanpa terkecuali.
Dalam Teologi Reformed, kita mengenal istilah Kedaulatan Allah. Artinya, Allah adalah Raja yang memiliki kuasa penuh atas segala sesuatu karena Dialah yang menciptakan semuanya sendirian. Dalam ayat 24, Tuhan menegaskan bahwa Dialah yang membentangkan langit dan menghamparkan bumi tanpa bantuan siapapun. Karena Dialah yang menciptakan dunia, maka Dialah yang berhak mengatur apa yang terjadi di dalamnya. Dia terlibat aktif dalam setiap detail kehidupan kita. Tidak ada satu pun kejadian yang luput dari rencana-Nya, dan tidak ada satu pun kuasa di dunia ini yang bisa menghalangi apa yang sudah Dia tetapkan. Hal yang menarik ada pada ayat 25, di mana Tuhan dikatakan “meniadakan tanda-tanda peramal” dan memutarbalikkan orang-orang bijak. Di zaman itu, banyak orang takut pada ramalan bintang atau dukun-dukun Babel. Tapi Tuhan menunjukkan bahwa perkataan manusia itu tidak ada apa-apanya dibanding Firman- Nya. Bagi kita Pemuda GMIM, ini adalah peringatan sekaligus penghiburan. Kita tidak perlu takut pada kutuk, nasib buruk, atau perkataan orang yang meremehkan masa depan kita. Selama kita berada di dalam tangan Tuhan, Dialah yang menentukan akhir cerita hidup kita. Jika Tuhan berkata pulih, maka tidak ada satu pun ramalan dunia yang bisa membuat kita tetap hancur. Amin (DLW)

