ALAT TUHAN YANG TAK TERDUGA | YESAYA 44 : 28
Sobat Obor, cara Tuhan dalam menolong umat-Nya sering kali tidak masuk akal bagi logika manusia. Kita sering membuat kotak-kotak tentang siapa yang bisa Tuhan pakai untuk memberkati kita. Kita berpikir Tuhan hanya akan memakai pendeta, orang tua, atau teman-teman Kristen yang taat untuk menolong kita. Namun, dalam ayat penutup ini, Tuhan menunjukkan kedaulatan-Nya yang mengejutkan dengan menyebut nama Koresh. Koresh adalah seorang raja Persia yang bahkan tidak mengenal Allah Israel, namun Tuhan menyebutnya sebagai “gembala-Ku” yang akan melaksanakan segala kehendak-Nya. Secara teologis, ini adalah bukti bahwa Tuhan adalah penguasa atas seluruh hati manusia, termasuk orang-orang yang tidak percaya sekalipun. Koresh dipakai Tuhan untuk mengeluarkan perintah agar Yerusalem dibangun kembali. Ini mengajar kita sebuah pelajaran penting: Tuhan sanggup menggerakkan siapa saja, kapan saja, dan melalui jalan apa saja untuk menggenapi janji-Nya dalam hidup kita. Jika Tuhan bisa memakai seorang raja kafir untuk memulangkan umat-Nya, maka Tuhan juga sanggup menggerakkan hati atasan di tempat kerja, dosen di kampus, atau orang asing di jalan untuk menjadi jalan bantuan bagi kita.
Sebagai Pemuda GMIM, renungan hari ini mengajak kita untuk memperluas cara pandang kita terhadap cara kerja Tuhan. Jangan membatasi kuasa Tuhan dengan pikiran kita yang sempit. Sering kali kita merasa putus asa karena melihat tidak ada orang di sekitar kita yang bisa membantu. Padahal, Tuhan punya seribu satu cara dan bisa memakai siapa saja sebagai “alat” di tangan-Nya. Minggu Sengsara ini membuktikan hal tersebut; bahkan melalui penguasa Romawi dan situasi politik yang sulit, Tuhan tetap menggenapi rencana keselamatan-Nya melalui pengorbanan Yesus Kristus. Siapa tahu kita yang merasa tak ada apa- apa, ternyata dipakai Tuhan? Tuhan memberkati pemuda GMIM. Amin (DLW)

