KUASA ATAU KASIH? | MARKUS 15:2-5

Sobat obor, jika kita diberikan dua pilihan, hanya dua pilihan, tidak ada pilihan lain dan harus memilih, mana yang akan kita pilih? Eits, mana pilihannya? Pilihannya ini: Mana yang akan kita pilih Kuasa atau kasih? Sekali lagi harus pilih salah satu, tidak bisa keduanya dan tidak bisa serakah mengambil keduannya. Jika patokannya dunia, Rasanya tidak sulit memilih satu dari dua pilihan ini jika kita diharuskan memilih. Kuasa lebih menggiurkan ketimbang kasih. Bahkan bisa jadi dunia rela mengorbankan orang lain demi sebuah kuasa. Kuasa dekat dengan kekuatan dan kasih dekat dengan pengorbanan. Orang berkuasa yang tidak punya kasih, tidak akan peduli kepada mereka yang lemah bahkan memanfaatkan mereka yang lemah untuk kepentingannya. Orang punya kasih tapi tidak punya kuasa rasanya percuma. Tidak bisa berbuat apa- apa. Ini dari sudut pandang dunia. Tapi apakah benar seperti itu? Apakah kasih tidak bisa melakukan apa apa tanpa kuasa? Belum tentu!

Mari belajar dari Pilatus. Nama Pontius Pilatus selalu terucap dalam pengakuan iman rasuli. Ia penguasa wilayah waktu Yesus diadili. Dia punya kuasa. Dia bisa memutuskan apakah orang ini bersalah atau tidak bersalah. Keputusannya bisa membuat orang kehilangan nyawanya. Pontius Pilatus punya kuasa, tapi apakah ia punya kasih? Ia tahu Yesus bukan pemberontak. Tidak mungkin orang yang dipenuhi kasih seperti Yesus mengajar dan melakukan pemberontakan. Pilatus punya kuasa tapi tidak punya kasih. Yesus punya kasih tapi saat menjalani jalan viadolorosa, Dia yang kita imani adalah Allah seolah tidak punya kuasa.

Sobat obor, Kasih lebih besar dari kuasa! Kasih-Nya terwujud dalam pengorbanan-Nya. Pergorbanan-Nya bermuara pada kehidupan kekal bagi yang percaya. Sampai sini apakah kasih tidak ada gunanya tanpa kuasa? Kasih lebih indah, lebih besar dari pada kuasa. Kasih tanpa kuasa tetap akan berdampak besar! Dan dampaknya baik! Kuasa tanpa kasih, dampaknya buruk! Kasih bisa tanpa kuasa. Tapi kuasa tanpa kasih pada akhirnya sia-sia! Sobat obar Sebagai orang muda yang punya masa depan, ketika kita disuruh memilih antara kuasa dan kasih mana yang akan kita pilih? Berkorban untuk orang lain atau mengorbankan orang lain? Semoga Tuhan mengaruniakan kasih dan kuasa bagi saudara-saudara. Amin (FPK)