ANUGERAH YANG DIPERUNTUKKAN BAGIMU | 1PETRUS1:10-11
Sobat obor, manusia itu pada dasarnya tidak suka penderitaan tetapi yang disukainya adalah kenyamanan. Tetapi masalahnya bahwa penderitaan atau krisis itu bisa datang dengan sendirinya tanpa kita undang terlebih dahulu sebab penderitaan, masalah, pergumulan dan krisis adalah bagian dari kehidupan manusia. Hidup tidak selalu berjalan sesuai harapan, tetapi bukan berarti tak ada harapan. Selama nafas masih berhembus, selama doa masih terucap, dan selama hati masih terhubung dengan Sang Pencipta, maka jalan akan selalu tersedia. Putus asa bukan akhir dari segalanya, ia hanyalah awan kelabu yang menutupi sinar mentari untuk sementara. Memang tak bisa dibayangkan penderitaan yang dialami. Banyak ketidakadilan, kemiskinan, dan kedukaan. Tentu saja penderitaan yang berat dapat menimbulkan berbagai rekasi. Ada yang putus asa atau apatis dengan kondisi yang ada. Ada juga yang sangat reaktif sehingga menimbulkan kekerasan. Penderitaan menyadarkan kita bahwa kita manusia yang rentan, terbatas dan kita tidak bisa memegang kendali. Dan justru disitulah kita dapat melihat salib Kristus, janji Tuhan, penghiburan Tuhan dan semua yang sudah Tuhan sediakan Di saat kita mengalami kesulitan, di saat iman kita goyah karena ketidakmampuan melihat kehadiran-Nya, Tuhan tidak akan meninggalkan kita sendirian.
Sobat obor, Rasul Petrus mengingatkan jemaat bahwa penderitaan yang mereka alami itu bersifat sebentar saja, tidak berarti bila dibandingkan dengan kemuliaan kekal yang akan mereka warisi. Jika mengalami penderitaan, entah karena kita sendiri mengalami penderitaan itu, ataupun karena kita menderita melihat orang lain yang sungguh menderita, maka kita diundang untuk mengambil bagian di dalam karya keselamatan. Kehidupan kekal pasti akan datang; karena itu, biarlah kita bersabar menantikannya. Ketika setan menyerang kita, ketika godaan mengancam untuk mengalahkan kita, ketika penderitaan melelahkan kita, ketika keraguan menyiksa kita, biarlah kita berdiri teguh dan menanggung pencobaan sementara itu, karena kita segera akan terbebas dari semuanya itu. Amin

