DAMAI SEJAHTERA DALAM KRISTUS | KISAH PARA RASUL 10:36

Sobat Obor, dalam ayat ini, Rasul Petrus menyampaikan inti Injil ketika berkhotbah di rumah Kornelius. Ia berkata bahwa Allah telah mengutus firman kepada orang Israel, yaitu kabar tentang damai sejahtera oleh Yesus Kristus, yang adalah Tuhan dari semua orang. Secara teologis, “damai sejahtera” (shalom) bukan hanya keadaan tanpa konflik, tetapi kondisi utuh dan dipulihkan. Dosa telah merusak relasi manusia dengan Allah. Karena itu, manusia hidup dalam keterpisahan dan kegelisahan rohani. Melalui Yesus, Allah menawarkan perdamaian, rekonsiliasi antara manusia dan Tuhan. “Tuhan dari semua orang” menegaskan universalitas Injil. Damai ini tidak terbatas pada satu bangsa atau kelompok, tetapi bagi semua yang percaya. Inilah inti pemberitaan gereja mula-mula: Kristus adalah pusat keselamatan dan sumber damai sejati. 

Sobat obor, dalam keadaan saat ini orang-orang muda hidup di tengah tekanan: tuntutan akademik, ekspektasi orang tua, persaingan, overthinking tentang masa depan, bahkan tekanan media sosial. Banyak yang terlihat kuat di luar, tetapi ternyata terdapat kegelisah dan rasa kwatir serta takut di dalam hati mereka. Dunia menawarkan “healing” instan—hiburan, scrolling tanpa henti, pelarian sesaat. Namun pada kenyataan damai seperti itu yang ditawarkan dunia tidak bersifat kekal/ bertahan lama. Begitu masalah datang, hati kembali resah. Sedangakan Damai sejahtera dalam Kristus berbeda. Damai ini tidak tergantung pada keadaan. Nilai ujian bisa turun, rencana bisa gagal, relasi bisa berubah tetapi jika hati kita berakar pada Kristus, ada ketenangan yang tidak tergoncangkan. Karena damai itu berasal dari hubungan yang benar dengan Tuhan. Sebagai Obor Pembangunan, kita dipanggil bukan hanya menikmati damai itu, tetapi juga membagikannya. Menjadi penyejuk di tengah konflik, menjadi teman yang menguatkan, menjadi saksi bahwa di dalam Kristus ada pengharapan. Jika hari ini hati kita sedang tidak tenang, datanglah kepada Yesus. Serahkan kecemasanmu. Biarlah damai sejahtera-Nya memenuhi pikiran dan langkahmu. Sebab di dalam Kristus, ada damai yang sejati dan kekal. Amin (SIS)