HATI | 1 TAWARIKH 29 : 17-19

Sobat Obor, ada ungkapan yang mengatakan hatiku adalah rajaku. Ungkapan ini mempunyai pengertian bahwa hati adalah pusat kendali dalam kehidupan manusia yang mengatur serta menentukan seluruh tindakan kita. Saat hati ‘dikeraskan’ maka sulit bagi manusia untuk menerima permohonan maaf ataupun memaafkan orang lain. Akan tetapi sebaliknya jika hati ‘dilembutkan’ maka manusia dapat dengan mudah menerima permohonan rasa bersalah orang lain kepada kita dan kemudian dapat memaafkan kesalahan orang lain. Bagi orang Yahudi hati (lev) dipahami juga sebagai pusat, tidak hanya aktivitas spiritual, melainkan juga seluruh tindakan dari kehidupan manusia.

Sobat obor, dalam bacaan kita hari ini raja Daud tiga kali menggunakan kata yang berhubungan dengan hati. Pertama di ayat 17, ia mengatakan bahwa Allah adalah penguji hati (Ibr. bakhan, memeriksa, menyelidiki dengan teliti) dan berkenan (Ibr. ratsa`, menerima dengan senang hati) kepada keihklasan (TB 2, ketulusan dari bah. Ibr. yosher, kejujuran, kebenaran) persembahan. Kedua di ayat 18, kecenderungan hati (Ibr. makhashabah, rancangan-rancangan) yang tetap ditujukan kepada Tuhan, dan yang ketiga di ayat 19, permohonan raja Daud agar anaknya Salomo diberikan hati yang tulus (Ibr. lebab shalem, hati yang tulus ikhlas), sehingga dengan demikian ia mampu mendirikan bait Tuhan yang persiapannya telah dilakukan oleh raja Daud.

Sobat obor, bagaimanakah dengan hati kita? Apakah kita siap diuji atau diselidiki oleh Tuhan bahwa hati kita benar-benar jujur dan benar sehingga berkenan kepada-Nya? Apakah hati kita selalu ada sukacita setiap hari? Melalui bacaan hari ini maka kita semua terpanggil untuk hidup memelihara hati yang tulus, jujur dan benar di hadapan Tuhan. Terpanggil hidup sama seperti doa raja Daud kepada anaknya Salomo agar terus memiliki hati yang tulus untuk berpegang pada perintah, peringatan dan ketetapan Tuhan. Sehingga dengan demikian kita tetap konsisten dan berkomitmen hidup sebagai orang muda yang hatinya berkenan kepada Tuhan. Amin (ARMI)