JANGAN LAGI MENCURI TAPI BEKERJA KERAS DAN JADI BERKAT | EFESUS 4:28
Sobat Obor, “Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan perkerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan”(Ef 4:28). Keluaran 20:15 menulis “jangan mencuri”. Mencuri tindakan dosa dan merugikan orang lain. Pada mulanya, kalau orang berbuat dosa, masih mempunyai rasa malu. Menutup dan menyembunyikannya perbuatannya. Namun, lambat laun perasaan malu itu akan hilang. Orang sudah berani terang-terangan berbuat dosa. Orang korupsi dianggap wajar. Mencuri jadi hal biasa. Apakah hanya sampai di jangan mencuri? Masih ada lagi kelanjutannya. Jangan malas! Bekerja keras secara jujur untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Apakah cukup? Belum. Tuntutan manusia baru lebih dari itu. Bekerja keras agar juga dapat membagikan sesuatu, menjadi berkat bagi orang lain. Pencuri, berhenti mencuri. Berhenti melakukan dosa. Dari malas jadi pekerja keras, Kebutuhan tercukupi dan jadi berkat bagi orang lain. Itulah kehidupan manusia baru.
Sobat obor, jadi proses berubah dari manusia lama kepada manusia baru tentu bukan seperti perkara membalikan telapak tangan. Hanya dibalik selesai. Bukan juga seperti dalam serial televisi “Satria Baja Hitam”, dimana Tokoh utamanya Kotaro Minami bisa dengan mudah berubah dari lemah menjadi kuat dan kembali jadi lemah. Kalau kita benar-benar mau menjadi manusia yang baru di dalam Kristus, kita harus bersedia, betapa pun sulit dan beratnya, mengucapkan selamat tinggal pada beberapa sifat, karakter dan kebiasaan kita yang lama.
Manusia baru menanggalkan sifat, kebiasaan, dan karakter manusia lama yang tidak mengenal Tuhan. dari malas jadi bekerja keras, kerja keras untuk pekerjaan yang baik dan dilakukan sendiri. Setelah memperoleh penghasilan, peduli terhadap sesama yang berkekurangan. Berhenti mencuri saja butuh proses, ditambah lagi dengan bekerja keras dan jadi berkat, Tentu ini tidak mudah dan butuh proses. Tapi itulah konsekuensi jadi mengenakan manusia baru. Amin (FPK)

