JANGAN TAKUT, PERCAYA SAJA! | Markus 5:35-37

Sobat obor, manusia hanya dapat melihat di dalam keterbatasan, alasannya karena manusia ciptaan, lemah terbatas, sering salah dan keliru. Ketika semua usaha yang ditempuhnya berakhir buntu, maka yang muncul hanyalah keputusasaan dan perasaan takut.

Yesus viral, banyak orang ingin bertemu dengannya, ada yang hanya sekedar melihat sendiri sosok Yesus tapi ada juga yang ingin bertemu karena ingin mengalami mukjizat-Nya. Kemanapun Yesus pergi, Ia selalu diikuti orang banyak. Seorang bernama Yairus juga melakukan hal itu. Yairus bukan orang sembarangan, ia kepala rumah ibadat. Yairus mendatangi Yesus dengan merendahkan diri di hadapan-Nya (ayat 21- 22). Hal ini cukup mengagetkan karena para ahli kitab dan imam Yahudi biasanya meninggikan diri di hadapan Yesus. Kondisi yang dihadapinya sangat sulit sebab anaknya hampir mati, dia yakin bahwa Yesus dapat menyelamatkan jiwa anaknya, Yesus pun mendengar permohonannya.

Ketika mereka dalam perjalanan, anak itu dikabarkan telah meninggal, mungkin orang lain berpikir tidak ada gunanya mendatangi Yesus. Tetapi Yesus memintanya jangan takut dan percaya saja. Lalu, Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes bersama-Nya berkunjung ke rumah Yairus. Saat melihat banyak orang meratap, Yesus menyatakan bahwa anak itu tidak mati, melainkan tidur, lalu mereka menertawakan Yesus. Dihadapan ayah dan ibunya, Yesus membangunkan anak itu sehingga dia kembali berdiri, berjalan, dan makan.

Sobat obor, disini kita melihat bahwa Yesus adalah sumber kehidupan sehingga Dia dapat mengembalikan nafas kehidupan kepada anak Yairus. Hal terpenting adalah kerendahan hati di hadapan Tuhan serta pengakuan akan kuasa-Nya. Banyak orang tidak percaya akan kuasa Yesus Kristus, dan menertawakan iman kita. Namun kita harus berpegang pada keyakinan iman terhadap-Nya. Jangan sampai ancaman, gumul, sukses, berhasil dan penghinaan membuat kita goyah, takut, dan kehilangan keyakinan akan Allah. Janganlah takut, meski persoalan terlalu berat seakan-akan tiada jalan keluar, jangan takut, percayalah, Tuhan sanggup menolong. Amin (fpk)