MENYEMBAH SIAPA? | Daniel 3:1-7
Sobatobor, mungkin kita sempat berpikir sepert iyang diungkapkan dalam tulisan ini; “Mengapa gereja hanya memberi tempat kepada seni suara dan seni musik dalam gereja, namun seni rupa ‘seolah’ singkirkan dalam gereja, karena ‘dianggap penyembahan berhala?’ Nanti disaat hari raya gerejawi, misalnya, natal gereja terbuka untuk ada ornamen-ornamen natal, demikian juga Paskah.” Patung selalu dikaitkan dengan penyembahan berhala, sehingga akhirnya ada yang secara ekstrim melarang penggunaan patung. Anggapan ini memang tidak lepas dari tafsiran yang keliru tehadap teks alkitab yang bebicara soal patung yang dijadikan sebagai sesembahan. Dalam teks ini juga, ada seorang raja yang mendirikan patung. Patung yang tinggi dan terbuat dari emas menjadikan patung ini pusat perhatian, sehingga akhirnya patung ini disuruh untuk disembah. Bagi yang tidak menyembahnya maka akan ada resiko.
Sobat obor, bagian ini bukan anti seni, ada yang mengatakan “Tuhan bilang tidak boleh bikin patung, kalau begitu kita tidak boleh membuat patung, kalau begitu kita harus buang patung-patung di rumah kita”. Banyak orang salah menafsirkan kitab suci padahal yang dimaksudkan oleh Tuhan adalah jangan membuat patung, lalu kita menganggap inilah allah.
Sobat obor, dalam dunia yang dipenuhi dengan godaan dan keinginan duniawi, mudah bagi kita untuk menyembah berhala-berhala modern yang mungkin tidak tampak seperti patung atau gambaran fisik tradisional. Berhala bisa menjadi apapun yang kita tempatkan di atas Tuhan dalam kehidupan kita, menjadi fokus utama perhatian dan penyembahan kita. Hati manusia adalah pabrik yang selalu memproduksi berhala, demikian ucap John Calvin. Calvin menjelaskan bahwa berhala menggantikan realitas ilahi yang tidak terlihat dengan realitas fisik palsu yang terlihat dan rusak. Jadi, bagi Calvin, penyembahan berhala terjadi setiap kali kebenaran tentang Tuhan ditukar dengan kebohongan, karena penyembahan berhala adalah penyembahan terhadap realitas yang diciptakan, bukan Sang Pencipta. Mari jangan kita gantikan Tuhan dengan buatan-buatan tangan manusia. Fokuslah menyembah Tuhan. Amin (BFP)

