FIRMAN TUHAN ITU DEKAT KEPADA KITA | Ulangan 30: 14

Sobat Obor, dalam perjalanan kita bersama Tuhan, firman- Nya menjadi terang bagi langkah kita. Seperti Daud yang mencari kehendak Allah melalui kitab Mazmur, kita juga dapat mendekatkan diri kepada Tuhan melalui firman-Nya. Ketika kita membaca Alkitab, kita sebenarnya sedang berbicara dengan Tuhan. Firman-Nya mengajarkan kita tentang karakter-Nya, rencana-Nya, dan kasih-Nya. Ketika kita memahami dan menghayati firman, kita semakin dekat dengan-Nya. Jadi kita bisa semakin mengenal Tuhan dengan membaca dan memahami firman-Nya. Doa bukan hanya bicara, tetapi juga mendengarkan. Begitu juga ketika kita membaca Alkitab, kita mendengar suara Tuhan. Melalui firman, kita dapat mengenal lebih dalam karakter Yesus. Bukan hanya asal sekedar membaca, tetapi kita juga belajar merenungkan firman Tuhan.

Berbicara tentang firman dalam Ulangan 30:14 yang mengatakan bahwa Firman TUHAN itu dekat kepada kita. Dia tidak jauh dari kita. Firman itu telah bersama-sama dengan kita. Firman itu berada di mulut dan di dalam hati kita agar mudah untuk dilakukan. Inilah yang mau di tekankan oleh musa untuk orang israel pada saat itu. Ketika musa mempersiapkan orang israel memasuki tanah kanan. Musa menyampaikan agar umat israel bisa tetap mampu hidup di dalam Tuhan. Musa sampaikan bahwa tidaklah sukar bagi kita untuk mencari firman karna firman itu dekat dengan kita yaitu didalam mulut dan hati kita untuk dilakukan.

Jadi sebenarnya tidak ada alasan bahwa setiap orang berkata kami tidak tahu Firman sehingga kami tidak melakukannya. Tuhan telah menuliskan kehendak-Nya di dalam hati kita masing-masing, di dalam batin bahkan di dalam mulut kita. Kata-kata yang baik, yang membangun dan memotivasi orang untuk melakukan kebaikan adalah firman. Tuhan memakai mulut setiap orang untuk memberitakan firman-Nya.

Sobat Obor, yang baik hati! Firman itu tidak jauh dari kita, firman itu ada dalam diri kita dan kita mengetahui itu, namun masalahnya adalah: kita sudah tau apa yang baik, apa yang berkenan di hadapan Tuhan dan apa yang diperintahkan-Nya, namun terkadang kita tidak melakukannya. Renungan saat ini mengingatkan kita untuk melakukan firman-Nya dalam hidup kita. Ingatlah bahwa yang berbahagia adalah orang yang mendengarkan Firman Tuhan serta memeliharanya dalam hidupnya. Amin (SIS)