SELALU MENGINGAT DIA | 1 TESALONIKA 5:18
Sobat Obor, Sudah menjadi hal yang lumrah ketika ada yang memberi lalu orang yang diberi mengucapkan terima kasih. Ucapan terima kasih tersebut adalah bentuk rasa syukur yang diucapkan dari penerima kepada si pemberi. Sama halnya dengan seorang manusia saat diberi oleh Tuhan berupa berkat yang begitu besar. Bentuk ucapan terima kasih yang telah di beri kepada manusia adalah dengan cara bersyukur. Hal ini sesuai dengan firman Tuhan saat ini: “Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.”
Bersyukur adalah kalimat yang, barangkali, mudah diucapkan. Banyak juga orang yang mengingatkan orang lain untuk bersyukur, namun kenyataanya banyak pula orang belum bisa atau tidak bisa untuk menunjukkan sikap syukur kepada Tuhan atas nikmat yang diterimanya. Rasa syukur inilah yang akan mendatangkan kemantapan hati, menghilangkan kegelisahan serta memunculkan rasa cukup yang tinggi.
Seorang Profesor dalam satu tulisannya mencoba berhitung tentang nikmat udara: Satu menit kita bernafas = 16x, satu jam 960x, sehari 24×960
= 23.040x. Dalam semenit kita memerlukan 7-8 Liter udara dalam kegiatan kondisi normal tidak beraktivitas banyak, jadi sehari kita membutuhkan
11.500 liter, jika 20% dari udara adalah oksigen berarti kita butuh 2200 Liter oksigen sehari, dan 80% dari udara berisi nitrogen berarti kita butuh 8800 liter. Kalau saja oksigen 1 Liter dihargai Rp. 35.000×2.200 = Rp 77.000.000/ hari. Kalau nitrogen 1 Liter Rp 15.000×88000 = Rp 1.320.000.000/hari. Jadi, satu hari saja kita harus mengeluarkan uang Rp 1.397.000.000 (satu miliyar tiga ratus Sembilan puluh tujuh juta). Kalau rata-rata gaji kita sebulan Rp 5 juta, berapa tahun untuk bisa membeli udara yang sudah kita hirup selama ini dan sekarang sudah berapa umur kita tinggal mengalikan. Allah tidak minta kita membayar tetapi hanya minta kita bersyukur. Olehnya jangan lupa bersyukur karena Dia itu baik. Amin (BFP)