PERUBAHAN YANG MEMBERKATI | YOSUA 24:1-4

Sobat Obor, ada ungkapan lagu dalam PKJ No. 439 yang berjudul “Perubahan Besar Di Hidupku” yang syairnya adalah sebagai berikut: perubahan besar di kehidupanku sejak di Yesus di hatiku; di jiwaku bersinar terang yang cerlang sejak Yesus di hatiku. Kemudian di bagian reffrein dkatakan: sejak Yesus di hatiku, sejak Yesus di hatiku, jiwaku bergemar, bagai ombak besar sejak Yesus di hatiku. Syair pujian ini tentu hendak mengatakan kepada orang percaya bahwa kehidupan yang berbeda dalam kesukacitaan dan keberkatan menjadi miliknya apabila ia bertobat. Pertobatan adalah perubahan besar dalam kehidupan orang percaya sejak ia tidak mau lagi diperhamba oleh kuasa dosa.

Sobat obor, bacaan hari ini mengingatkan kita semua tentang perubahan yang terjadi dan dialami oleh nenek moyang orang Israel. Ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan meninggalkan ilah-ilah lain maka Tuhan memberkati mereka. Berkat yang Tuhan nyatakan melalui keturunan yang dihadirkaNya melalui Ishak yakni Yakub dan Esau yang kemudian mereka menjadi bangsa-bangsa yang besar. Oleh karena itu Yosua mengingatkan umat Israel dengan mengumpulkan dan memanggil semua suku Israel, para tua-tua, para kepalanya, para hakim dan para pengatur pasukannya. Mereka berdiri (Ibr. yatsab, berdiri teguh. Kata ini juga mengandung kesiapan dan keteguhan) di hadapan Allah (Ibr. panim, dimaknai sebagai hubungan yang dekat antara Allah dengan umat-Nya).

Sobat Obor, perubahan besar apa yang telah engkau lakukan di masa mudamu? Apakah perubahanmu hanya agar orang mengagumi dan kemudian menghormatimu ataukah perubahanmu adalah untuk menyatakan Tuhan dalam kehidupanmu bagi orang lain? Jadilah orang muda yang berani tampil berbeda dalam hidupmu melalui perilaku sehari-hari yang bukan hanya sekedar menyenangkan orang lain tetapi terutama menyenangkan hati Tuhan. Berubahlah di masa mudamu dengan hidup dekat dengan Tuhan. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna (Roma 12:2). Amin (ARMI)