WALK AS CHILDREN OF LIGHT | EFESUS 5:8-10

Sobat Obor, ada sebuah kisah sederhana tentang seorang pemuda yang pulang malam dari gereja. Di tengah perjalanan, lampu jalan padam dan suasana menjadi gelap gulita. Ia hampir tidak bisa melihat apa-apa. Namun dari kejauhan, ia melihat cahaya kecil dari rumah seorang nenek tua. Cahaya itu berasal dari sebuah lilin kecil yang menyala di jendela rumah. Walaupun kecil, cahaya lilin itu cukup menerangi jalan dan menolong pemuda itu menemukan arah pulang. Sesampainya di rumah, ia berkata kepada dirinya sendiri, “Ternyata satu lilin kecil saja bisa menolong orang lain keluar dari kegelapan.”

Efesus 5:8–10 mengingatkan kita tentang perubahan hidup orang percaya. Ia berkata, “Dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan.” Perhatikan, Paulus tidak bilang “kamu hidup dalam kegelapan,” tetapi “kamu adalah kegelapan.” Artinya, sebelum mengenal Kristus, seluruh hidup kita dikuasai oleh dosa — pikiran, perkataan, dan tindakan kita gelap. Tapi ketika kita percaya kepada Yesus, semuanya berubah. Kita tidak lagi hidup dalam kegelapan, karena Kristus Sang Terang Dunia sudah tinggal di dalam kita. Paulus melanjutkan, “Hiduplah sebagai anak-anak terang.” Artinya, terang itu bukan hanya status, tapi juga gaya hidup. Kalau kita benar-benar hidup di dalam terang, maka cara bicara kita, cara berpikir kita, dan cara kita memperlakukan orang lain juga harus mencerminkan Kristus.

Sobat obor, kadang kita tergoda untuk ikut arus dunia — ikut gaya hidup, perkataan, atau kebiasaan yang tidak berkenan kepada Tuhan. Tapi Paulus mengingatkan, kita bukan lagi bagian dari kegelapan. Kita sudah menjadi terang, jadi kita harus hidup berbeda. Saudaraku, terang itu tidak bisa disembunyikan. Sekecil apa pun terang yang kita punya, kalau kita menyalakannya, pasti akan terlihat. Di sekolah atau kampus, jadilah terang lewat kejujuran dan semangat belajar. Di rumah, jadilah terang lewat ketaatan dan kasih kepada keluarga. Di media sosial, jadilah terang lewat kata-kata yang membangun, bukan yang menjatuhkan. Karena Yesus berkata dalam Matius 5:16: “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” Jadi, mari kita berjalan sebagai anak- anak terang. Biarlah hidup kita menjadi saksi kasih dan kebenaran Kristus ke mana pun kita pergi. Amin (SM)