MENJAGA ALAM YANG ADALAH RUMAH KITA | KEJADIAN 2:15
Sobat Obor, lingkungan yang merupakan tempat tinggal semua makhluk hidup yang ada di muka bumi, termasuk manusia, hewan, dan tumbuhan harus kita jaga kelestariannya. Lingkungan sangat penting bagi kelangsungan hidup bagi makhluk hidup. Karena apabila lingkungan tidak ada maka manusia, hewan, dan tumbuhan tidak dapat bertahan hidup. Namun, sekarang lingkungan mengalami kerusakan. Itu semua akibat ulah dari manusia yang tidak bertanggung jawab. Ulah manusia tersebut dapat berakibat fatal, mereka berani mengatasnamakan bisnis dan mengesampingkan lingkungan tanpa memikirkan anak cucu mereka kelak. Mungkin berbuat itu sangat mudah tapi kalau mengembalikannya seperti semula sangat sulit.
Kita sebagai manusia tentu sangat bergantung pada alam, jangan sampai kita merusaknya dengan angkuh dan serakah. Cobalah sejenak merenung untuk merasakan betapa alam telah memberikan kita kehidupan, bersyukurlah kita masih dengan gratis menghirup oksigen yang segar tanpa membayar sepeserpun. Permasalahan yang timbul saat ini adalah kurang tersedianya sumber air yang bersih dan sehat, sumber udara yang bersih dan sehat, tanah yang bersih dan nyaman, energi yang tersedia, sampah yang teratur rapi, dan sikap masing-masing manusia untuk menjaga alam semesta. Hal-hal tersebut memang saling berhubungan dan saling memengaruhi. Alam menjadi sahabat yang baik untuk kita, dia ikhlas memberi tanpa meminta pamrih. Alam adalah keluarga kita, merusaknya berarti sama saja kita melukai saudara kita sendiri. Mari jagalah alam, karena pada akhirnya alam akan menjaga kita. inilah pentingya berita Alkitab saat ini : ‘mengusahakan dan memelihara taman itu’.
Sobat obor, menjadi Kristen berarti menjadi bagian dari karya Allah untuk menata kehidupan yang harmonis. Keikutsertaan dalam melestarikan alam, bukan lagi harus dilakukan sebagai bentuk formalitas taat negara, atau ikut-ikutan masyarakat sekitar. Tetapi dilaksanakan sebagai bentuk kesadaran dan tanggung jawab umat Kristen sebagai umat ciptaan Allah. Yang bisa dimulai dari menyadarkan diri sendiri, berlanjut ke lingkungan sekitar dan lalu masyarakat luas. Semua itu tentu saja, diperbuat untuk memuliakan Allah Sang Pencipta. Amin (BFP)

