TUJUAN IMAN YAITU KESELAMATAN JIWA | 1PETRUS1:9

Sobat Obor, memang realita penderitaan bukanlah sesuatu yang baru dalam kehidupan manusia. Dari zaman ke zaman, dari generasi ke genarasi, manusia siapa pun kita selalu berhadapan dengan penderitaan. Apa pun bentuk penderitaan itu: bencana alam, sakit- penyakit, kemiskinan, ketidakadilan atau pun kematian orang yang dikasihi. Penderitaan, dapat dikatakan adalah bagian yang “inheren” dalam hidup manusia di dunia ini. Tanpa Kristus maka hidup kita hanya berlangsung menjalani penderitaan demi penderitaan tanpa makna dan tidak ada nilai kekekalannya. Namun di dalam Kristus maka semua penderitaan kita ada kebaikan dan ada kemuliaan Kristus. Bagian ini menjadi penting dalam rangka meneguhkan dan menguatkan iman percaya jemaat yang tergoncang akibat penderitaan. Petrus juga memberikan peringatan bahwa jangan sampai karena penderitaan, jemaat meninggalkan Kristus. Sekalipun dunia menolak, tetapi Petrus mengingatkan jemaat akan apa yang sudah mereka terima. Kalaupun mereka telah kehilangan sesuatu didunia karena beriman kepada Kristus, namun percayalah dengan iman, bahwa mereka sudah menerima keselamatan jiwa sebagai gantinya. Pemahaman ini penting untuk disadari sebagai pijakan iman orang percaya, bahwa oleh karena anugerah Allah-lah maka keselamatan diperoleh. Petrus menegaskan tentang prinsip sebagai pengikut Kristus, yakni siap bersaksi dan menderita, sebab Kristus sudah lebih dulu memberi teladan hidup melalui karya pelayanan-Nya hingga mati di kayu salib untuk menebus dosa manusia.

Sobat obor, kita bersyukur memiliki Tuhan yang telah mendemonstrasikan kemenangan-Nya atas maut. Anugerah keselamatan atas dasar kasih karunia- Nya tidak sebanding dengan kesukaran yang dialami tokoh- tokoh dalam Alkitab, termasuk dalam hidup manusia kini. Berlaku setia adalah perintah Allah kepada umat, dan berlaku juga sebagai perjanjian- perjanjian kekal-Nya kepada semua umat yang sudah ditebus-Nya Kiranya kita menyadari bahwa di tengah-tengah kenyataan dunia yang selalu mengecewakan, penuh dengan pergumulan, kita punya pengharapan sejati. Dialah Kristus Penyelamat dan Penjamin kehidupan. Berharaplah terus pada-Nya dan jadilah pemenang bersama Tuhan dalam penderitaan, sehingga hidup kita menjadi kesaksian yang nyata bagi banyak orang. Amin (BFP)