TINGGALLAH DALAM-NYA | 1 YOHANES 2: 24-25

Sobat Obor, marilah kita awali hari ini dengan menyanyi bersama KJ No. 356:1 yang berjudul “Tinggalah Dalam Yesus : tinggallah dalam Yesus, jadilah muridNya, b’lajarlah Firman Tuhan, taat kepadaNya. Tinggallah dalam Yesus, andalkan kuasaNya. Dialah Pokok yang benar, kitalah rantingNya. Kidung pujian yang mengimani bahwa menjadi murid-Nya itu berarti harus tinggal di dalam Dia. Tinggal dalam-Nya juga bukan hanya sekedar tinggal tetapi bagaimana juga hidup taat kepada- Nya dengan belajar firman serta mengandalkan kuasa Tuhan dalam kehidupan yang dijalani. Dengan demikian maka kehidupan iman bukan hanya sekedar perjalanan hari ini tapi juga berbicaar tentang kehidupan yang akan datang bersama dengan Tuhan.

Sobat obor, hari ini kita membaca bagaimana Tuhan menghendaki umat- Nya melalui Yohanes agar apa yang telah mereka dengarkan harus tetap tinggal di dalam mereka agar supaya mereka tetap tinggal dalam Anak dan di dalam Bapa. Dengan demikian maka mereka akan menerima janji yang dijanjikan oleh Tuhan sendiri kepada mereka yaitu kehidupan yang kekal. Mendengar disini tentu saja pendengaran akan firman Tuhan yang diajarkan kepada umat melalui Yohanes mengenai Tuhan Yesus Kristus. Bahwa Dia adalah Tuhan dan bukan seperti pengajaran guru-guru palsu yang mengatakan Dia hanyalah Roh Allah yang berbentuk daging. Yohanes hendak menegaskan bahwa Yesus adalah Tuhan dan oleh karena itu percayalah kepada-Nya agar hidup kekal.

Sobat obor, sebagai orang muda Kristen jangan pernah jauh dari Tuhan apalagi meninggalkan-Nya. Hiduplah setia kepada-Nya dengan tak pernah berhenti dan bosan untuk belajar kebenaran firman-Nya, mendengar dan setia melakukan firman Tuhan. Sebab dengan pengajaran firman Tuhan maka kita dibentuk untuk menjadi serupa dengan-Nya. Tinggal dalam Tuhan berarti taat dan setia serta tekun menghidupi firman dalam keseharian kita. Kesetiaan mendengar dan melakukan apa yang diajarkan firman Tuhan akan selalu membawa kita ada dalam kesukacitaan sebab kita tahu bahwa kehidupan kekal di dalam Tuhan akan menjadi bagian dalam kehidupan di masa mendatang. Amin (ARMI)