Renungan Obor
Pemuda GMIM
Menanti | Roma 8:22-23
S obat Obor yang di kasihi Tuhan. Menanti adalah pekerjaan membosankan. Banyak orang tidak sabar menanti giliran, menanti terwujudnya kehendak
Pengharapan | Roma 8:20-21
S obat Obor yang di kasihi Tuhan. Cobalah kamu menyanyikan lagu ini "Pengharapanku hanya Yesus saja, yang mati atas Golgota......
Allah Turut Bekerja Mendatangkan Kebaikan | Roma 8:18-30
S obat Obor yang di berkati Tuhan. Jemaat Roma, penerima surat Rasul Paulus adalah orang Kristen asal Yahudi dan Kristen
Diselamatkan dari angkatan yang jahat | Kisah Para Rasul 2:40
S obat Obor yang dikasihi Tuhan Yesus, kita disebut Gereja Tuhan karena kita adalah orang-orang yang telah dipanggil keluar dari
Menerima janji Allah di dalam Yesus Kristus | Kisah Para Rasul 2:38-39
S obat Obor yang di kasihi Tuhan Yesus, keselamatan kita sepenuhnya di kerjakan oleh Allah dari awal sampai akhir. Dalam
Pertanyaan terpenting dalam hidup | Kisah Para Rasul 2:37
S obat Obor yang dikasihi Tuhan Yesus, pemberitaan Injil yang dilakukan dalam pimpinan Roh Kudus akan menyentuh pikiran dan hati
Kebenaran | Kisah Para Rasul 2:34-36
S obat Obor yang dikasihi Tuhan Yesus, kebenaran dapat mengambil bentuk yang sulit di terima oleh banyak orang. Namun dalam
Melihat ke depan | Kisah Para Rasul 2:25-33
S obat Obor yang dikasihi Tuhan Yesus. Kita tau nabi adalah seseorang yang di utus Allah dengan pesan tertentu untuk
Berita yang menunjuk pada Yesus | Kisah Para Rasul 2:22-24
Sobat Obor yang di kasihi Tuhan Yesus, pusat pemberitaan Gereja tidak boleh berubah bahkan ketika zaman terus berubah. Yesus Kristuslah
Hiduplah dalam Pimpinan Roh Kudus | Kisah Para Rasul 2:14-40
Sobat Obor yang dikasihi Tuhan Yesus, orang yang hidup dalam kekudusan Allah banyak kali dipandang sebagai orang yang aneh. Jelaslah
SALING MEMBANGUN | 1 TESALONIKA 5:11
S obat Obor yang dikasihi Tuhan. Perhatikanlah nasehat Paulus; berdasarkan kasih Kristus yaitu saling membangunkan kamu satu sama lain artinya
KESELAMATAN OLEH YESUS KRISTUS | 1 TESALONIKA 5:9-10
Sobat Obor yang dikasihi Tuhan Yesus. Kepada Jemaat Tesalonika, Rasul Paulus mengingatkan bahwa Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka.

